Jawaban Tuliskan secara singkat sejarah asal usul puasa Ramadhan !​

Hei hei hei… jumpa lagi teman-teman di Info Kita Semua, pusat soal untuk siswa Indonesia.

Pada artikel kali ini kita mau membantumu yang lagi mencari jawaban [buat|atas} pertanyaan: Tuliskan secara singkat sejarah asal usul puasa Ramadhan !​, yuk kita sama-sama cari tahu pembahasannya.

Pertanyaan

Tuliskan secara singkat sejarah asal usul puasa Ramadhan !​

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Tuliskan secara singkat sejarah asal usul puasa Ramadhan !​

Jawaban:

Sejarah Ramadhan merupakan yang melatar belakangi puasa Ramadhan itu menjadi ibadah yang harus dilakukan khususnya di bulan Ramadhan. Sejarah puasa Ramadhan bagi umat Islam memiliki makna yang sangat mendalam terutama untuk mempercayai adanya kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan dan beribadah kepada Allah SWT.

Puasa juga dilakukan tidak hanya saat waktu bulan Ramadhan saja. Namun orang Islam juga melakukan puasa-puasa lain di luar bulan Ramadhan.

Perintah untuk melaksanakan puasa sendiri sudah tercantum dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 183 berikut ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.

Sejarah puasa Ramadhan sebenarnya sudah ada sejak jaman sebelum Nabi Muhammad SAW, tepatnya saat jaman jahiliah. Allah menyuruh kaum jahiliah untuk melakukan ibadah puasa Ramadhan namun mereka menentangnya.

Kemudian pada jaman Nabi Muhammad SAW puasa Ramadhan kembali di lakukan lagi atas perintah Allah SWT, melalui beberapa proses.

Pada awalnya puasa Ramadhan mulai di syariatkan di tanggal 10 Sya’ban tahun kedua Hijriah atau setengah tahun setelah umat Islam berhijrah dari Mekah menuju Madinah.

Atau pada saat setelah umat Islam diperintahkan untuk memindahkan kiblat yang sebelumnya mengarah ke Masjid Al-Aqsa kemudian berubah mengarah ke Masjidil Haram.

Kemudian menurut hadist yang diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal, mengatakan bahwa sebelum Nabi mendapatkan perintah untuk puasa Ramadhan, Nabi Muhammad SAW telah melaksanakan puasa ‘Asyura dan puasa tiga hari setiap bulannya.

Kemudian puasa Ramadhan mulai diwajibkan pada tahun ke-2 Hijriah atau 624 Masehi. Hal ini juga bersamaan dengan disyariatkannya salat ied, zakat fitrah, dan kurban.

SEMOGAMEMBANTU

Jadi gimana? Apa penjelasan barusan cukup membantumu?

Atau kamu malah memiliki pendapat yang lebih baik?

Sampai jumpa lagi…