Jawaban Siapakah orang yang boleh meninggalkan puasa?

Holaaa jumpa lagi kawan-kawan di Info Kita Semua, portal soal untuk pelajar Indonesia.

Pada kesempatan kali ini kita mau membantumu yang lagi mencari jawaban [buat|atas} pertanyaan: Siapakah orang yang boleh meninggalkan puasa?, yuk kita sama-sama cari tahu pembahasannya.

Pertanyaan

Siapakah orang yang boleh meninggalkan puasa?

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Siapakah orang yang boleh meninggalkan puasa?

Orang yang diberi keringanan untuk tidak berpuasa pada bulan ramadha adalah orang sakit, musafir, orang tua yang sudah tidak sanggup puasa dan ibu menyusui.

Pembahasan

Puasa ramadha Allah wajibkan bagi seluruh umat islam, sebagaimana firman Allah dalm surah Al baqarah ayat 183.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Akan tetapi, ada beberpa ketentuan yang Allah izinkan hambanya untuk berbuka, sebagaimana firman Allah dalam surah Al baqarah ayat 184

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya

(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Berdasarkan ayat diatas dapat diketahui tiga gologan yang boleh berbuka pada bulan ramadhan yaitu orang musafir, orang sakit dan orang tua yang tidak mampu untuk berpuasa. Musafir dan orang sakit harus mengqadha puasa yaitu membayar puasa setelah bulan ramadhan sebanyak jumlah ia tinggalkan. Sedangkan orang tua wajib membayar fidyah yaitu memberi makan orang miskin.

Golongan terakhir yang boleh tidak berpuasa pada bulan ramadhan adalah ibu menyesui anak. Ibu yang takut anaknya kurang gizi karena ia berpuasa maka boleh berbuka puasa, sebagaimana hadist nabi berikut:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنِ الْمُسَافِرِ شَطْرَ الصَّلاَةِ وَعَنِ الْمُسَافِرِ وَالْحَامِلِ وَالْمُرْضِعِ الصَّوْمَ أَوِ الصِّيَامَ

Artinya

“Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla menghilangkan pada musafir separuh shalat. Allah pun menghilangkan puasa pada musafir, wanita hamil dan wanita menyusui.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang rukun puasa, di link https://brainly.co.id/tugas/20361985

Materi tentang hal yang dapat membatalkan puasa, di link brainly.co.id/tugas/19447761

Materi tentang larangan puasa bagi orang yang sedang haid, di link brainly.co.id/tugas/19922798

Materi tentang hukum puasa bagi orang yang hilang akal ( gila, pingsan), di link brainly.co.id/tugas/19636916

Materi tentang dalil membayar fidyah, di link brainly.co.id/tugas/14800784

_________________________________________

Uraian materi

Kelas : VIII

Mata pelajaran: Agama

Bab : Puasa

Kode soal : 8.14.7

Kata kunci : Puasa, orang yang mendapat keringan tidak berpuasa

Jadi gimana? Apa tulisan barusan dapat membantumu?

Atau kamu malah memiliki jawaban yang berbeda?

By bye…