Jawaban Penilaian Harian A Pilihlah jawaban yang tepa Kutipan buku fiksi berikut untuk soal nomor 1-3. Namak…

Holaaa jumpa lagi dengan kalian di Info Kita Semua, portal soal untuk siswa Indonesia.

Pada artikel kali ini kita ingin membantumu yang sedang mencari jawaban [buat|atas} pertanyaan: Penilaian Harian A Pilihlah jawaban yang tepa Kutipan buku fiksi berikut untuk soal nomor 1-3. Namak…, yuk kita sama-sama simak pembahasannya.

Pertanyaan

Penilaian Harian
A
Pilihlah jawaban yang tepa
Kutipan buku fiksi berikut untuk soal nomor 1-3.
Namaku Cepot. Itu bukan nama asliku. Hanya
nama panggilan sejak kecil. Sebenarnya aku ingin
menyembunyikan identitas nama Cepot. Tapi ternyata
tak bisa. Teman-teman di fakultas mengetahui ka-
lau teman-teman akrab SMU memanggilku Cepot.
Apalagi, blogku juga tertulis Catatan Si Cepot. Sudah
dipastikan, nama asliku, tenggelam dikalahkan popu-
laritas Cepot.
Meski panggilanku Cepot, aku sama sekali tak
punya darah Sunda. Bapak dan ibuku keturunan Jawa
murni. Tidak ada campuran sama sekali. Tradisi Jawa
pun sangat mengikat ke mana pun aku pergi. “Jangan
lupa puasa wetonmu, le,” demikian pesan ibuku ketika
menjelang Selasa Pon setiap bulannya. Terkadang aku
berpuasa weton, terkadang juga tidak. Tapi ibuku tak
pernah bosan-bosan mengingatkan berpuasa weton.
Dikutip dari Andie Hendra, Indonesia Berberobat, Yogyakarta,
Liksna, 2017
1. Kutipan buku fiksi tersebut diawali dengan
pengenalan unsur
a latar
b. alur
c.penokohan
d. amanat
2.Informasi yang sesuai dengan isi kutipan buku fiksi tersebut adalah
a.Tokoh cepot pasti berpuasa setiap wetonnya
b.Tokoh cepot terkenal diantara teman – temannya
c.Tokoh cepot mempunyai garis keturunan sunda
d.Tokoh cepot terikat oleh tradisi Jawa yang kental
3.Nilai yang terkandung dalam kutipan buku fiksi tersebut adalah
a.religius
b.moral
c.sosial
d.budaya

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Penilaian Harian
A
Pilihlah jawaban yang tepa
Kutipan buku fiksi berikut untuk soal nomor 1-3.
Namaku Cepot. Itu bukan nama asliku. Hanya
nama panggilan sejak kecil. Sebenarnya aku ingin
menyembunyikan identitas nama Cepot. Tapi ternyata
tak bisa. Teman-teman di fakultas mengetahui ka-
lau teman-teman akrab SMU memanggilku Cepot.
Apalagi, blogku juga tertulis Catatan Si Cepot. Sudah
dipastikan, nama asliku, tenggelam dikalahkan popu-
laritas Cepot.
Meski panggilanku Cepot, aku sama sekali tak
punya darah Sunda. Bapak dan ibuku keturunan Jawa
murni. Tidak ada campuran sama sekali. Tradisi Jawa
pun sangat mengikat ke mana pun aku pergi. “Jangan
lupa puasa wetonmu, le,” demikian pesan ibuku ketika
menjelang Selasa Pon setiap bulannya. Terkadang aku
berpuasa weton, terkadang juga tidak. Tapi ibuku tak
pernah bosan-bosan mengingatkan berpuasa weton.
Dikutip dari Andie Hendra, Indonesia Berberobat, Yogyakarta,
Liksna, 2017
1. Kutipan buku fiksi tersebut diawali dengan
pengenalan unsur
a latar
b. alur
c.penokohan
d. amanat
2.Informasi yang sesuai dengan isi kutipan buku fiksi tersebut adalah
a.Tokoh cepot pasti berpuasa setiap wetonnya
b.Tokoh cepot terkenal diantara teman – temannya
c.Tokoh cepot mempunyai garis keturunan sunda
d.Tokoh cepot terikat oleh tradisi Jawa yang kental
3.Nilai yang terkandung dalam kutipan buku fiksi tersebut adalah
a.religius
b.moral
c.sosial
d.budaya

Jawaban:

1. C

2. D

3. B

Penjelasan:

kalau gak salah

semoga membantu

Jadi gimana? Apa tulisan di atas cukup membantumu?

Atau kamu malah memiliki pendapat yang berbeda?

Sampai jumpa lagi…