Jawaban mengapa musafir boleh tidak berpuasa?

Hei hei hei… jumpa lagi kawan-kawan di Info Kita Semua, pusat soal untuk pelajar Indonesia.

Pada tulisan kali ini kita ingin membantumu yang sedang mencari jawaban [buat|atas} pertanyaan: mengapa musafir boleh tidak berpuasa?, yuk kita sama-sama cari tahu pembahasannya.

Pertanyaan

mengapa musafir boleh tidak berpuasa?

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: mengapa musafir boleh tidak berpuasa?

karena ia sedang melakukan  perjalanan yang sangat jauh 

Jawaban #2 untuk Pertanyaan: mengapa musafir boleh tidak berpuasa?

1. Perjalanan yang dilakukan menempuh jarak perjalanan yang membolehkan mengqashar shalat. 
2. Perjalanan yang dilakukan adalah perjalanan yang mubah, bukan perjalanan untuk melakukan suatu kemaksiatan.
3.Perjalanannya dilakukan pada malam hari dan sebelum terbit fajar (waktu subbuh) telah melewati batas daerah tempat tinggalnya, dalam konteks wilayah Indonesia adalah batas kelurahan.
4. Seorang musafir (yang dalam keadaan melakukan perjalanan sebagaimana syarat-syarat di atas) yang pada waktu pagi hari berpuasa diperbolehkan berbuka membatalkan puasanya.
5. Bila ia pergi setelah terbitnya fajar maka ia tidak diperbolehkan berbuka dan wajib berpuasa penuh pada hari itu.
6.. Seorang musafir yang telah bermukim di suatu tempat dilarang berbuka (tidak berpuasa). 

Bagaimana? Apa pembahasan barusan dapat membantumu?

Atau kamu malah memiliki pendapat yang berbeda?

By bye…