Jawaban keringanan musafir dalam berpuasa ramadhan adalah ​

Hei hei hei… jumpa lagi kawan-kawan di Info Kita Semua, portal informasi untuk pelajar Indonesia.

Pada artikel kali ini kita mau membantumu yang lagi mencari jawaban [buat|atas} pertanyaan: keringanan musafir dalam berpuasa ramadhan adalah ​, yuk kita sama-sama perhatikan pembahasannya.

Pertanyaan

keringanan musafir dalam berpuasa ramadhan adalah ​

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: keringanan musafir dalam berpuasa ramadhan adalah ​

Musafir adalah orang yang sedang bepergian untuk tujuan tertentu. Jarak perjalanannya ±80 km dan selama perjalanan orang tersebut tidak berencana untuk menetap di daerah tertentu lebih dari 3 hari.

Namun, ulama memiliki pendapat yang berbeda-beda mengenai jarak perjalanan musafir. Menurut Imam Hanafi, jarak musafir adalah 1 farsah (sekitar 1 mil). Menurut Imam Syafii, jarak minimal musafir adalah 83 km.

Bila seseorang yang sedang dalam perjalanan jauh (musafir) diperbolehkan untuk tidak mengerjakan ibadah puasa Ramadhan. Namun, wajib menggantinya setelah ia menetap. Hal ini berdasarkan Q.S al-Baqarah : 184.

#مع النجاح

#فى امن الله

Bagaimana? Apa tulisan barusan sudah membantumu?

Atau kamu mungkin memiliki pendapat yang lebih baik?

Sampai jumpa lagi…