Jawaban 1. Tulislah ayat Al-Qur’an dan Hadits nabi yang menjadi dasar wajib nya puasa Ramadhan ?​

jumpa lagi teman-teman di Info Kita Semua, portal soal untuk siswa Indonesia.

Pada artikel kali ini kita akan membantumu yang lagi mencari jawaban [buat|atas} pertanyaan: 1. Tulislah ayat Al-Qur’an dan Hadits nabi yang menjadi dasar wajib nya puasa Ramadhan ?​, yuk kita sama-sama perhatikan pembahasannya.

Pertanyaan

1. Tulislah ayat Al-Qur’an dan Hadits nabi yang menjadi dasar wajib nya puasa Ramadhan ?​

Jawaban #1 untuk Pertanyaan:
1. Tulislah ayat Al-Qur’an dan Hadits nabi yang menjadi dasar wajib nya puasa Ramadhan ?​

Jawaban:

Qs. Al-baqarah 183

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”.

Hadist riwayat muslim

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

“Sholat lima waktu, antara sholat Jum’at ke Sholat Jum’at dan Ramadhan ke Ramadhan penghapus dosa diantara keduanya, jika dijauhi dosa-dosa besar,”.

Penjelasan:

semoga membantu

Jawaban #2 untuk Pertanyaan:
1. Tulislah ayat Al-Qur’an dan Hadits nabi yang menjadi dasar wajib nya puasa Ramadhan ?​

Masih dari Alquran surat Al-Baqarah, ayat tentang puasa yang selanjutnya ini terdapat di dalam ayat 184.

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ‎

Ayat ini memiliki arti: “(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberikan makan bagi seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengethaui.” (QS. Al-Baqarah, Ayat 184).

Bagaimana? Apa penjelasan di atas dapat membantumu?

Atau kamu mungkin memiliki pendapat yang lebih baik?

Sampai jumpa lagi…